Melawan kekerasan dengan kelembutan

 

Belakangan ini orang – orang mungkin mulai lupa bahwa kekerasan apabila dilawan dengan kekerasan akan membuat masalah makin panjang dan berbelit – belit, padahal dari kecil pendidikan di sekolah atau dari orang tua menganjurkan agar tidak bertengkar dan mengajarkan untuk bersabar.

 

Melawan kekerasan ada dengan memberikannya kelembutan, sebagai contoh nabi dan rasul kita Muhammad SAW yang sering di cemooh oleh seorang yang buta di depan Masjidil Haram, beliau mendengar cemoohan itu bukan malah menegur atau berbuat kasar pada orang tersebut tetapi malah beliaulah yang sering menyuapi orang tersebut makan, dan ketika orang itu jatuh sakit nabi Muhammad SAW menjenguk orang tersebut yang pada akhirnya ketika nabi Muhammad SAW meninggal para sahabatlah yang menggantikan beliau untuk menyuapi orang tersebut, orang tersebut merasakan bahwa yang menyuapinya adalah orang yang berbeda dan dia bertanya pada sahabat tersebut ” kemana orang yang sering menyuapi saya ?”, sahabatpun menjawab: ” orang yang sering menyuapi anda telah meninggal “, dan orang itu bertanya kembali ” siapa sebenarnya orang itu “, dan sahabat pun menjawab: ” dia ada nabi Muhammad SAW “, dan orang itu pun kaget mendengar jawaban dari sahabat tersebut dan langsung menyatakan masuk islam

 

     Dari cerita ini dapat kita ambil kesimpulan bahwa melawan kekerasan itu adalah dengan kelembutan sebagai mana yang di contohkan oleh nabi dan rasul kita Muhammad SAW, seandainya pelajaran ini di terapkan pada masa sekarang, mungkin kasus – kasus kekerasan yang terjadi akan berkurang atau pun akan hilang sama sekali