Apa itu Prototyping ??

— Dalam interaksi manusia dan computer, Prototipe merupakan simulasi atau animasi dari bakal sistem.
— Prototipe merupakan suatu metode dlm pengembangan sistem yg menggunakan pendekatan utk membuat sesuatu program dg cepat & bertahap shg segera dpt dievaluasi oleh pemakai
— Prototipe ini memang benar-benar cocok utk user yg awam IT.
— Dalam pembuatan prototipe kita dpt menerapkan UCD (User Centered Design).

Tahapan prototipe yaitu identifikasi kebutuhan pemakai, membuat prototipe, menguji prototipe, memperbaiki prototipe, mengembangkan versi produksi.

Keunggulan Prototipe

Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan
Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan
Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem
Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem
Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.

Kelemahan Prototipe

Pelanggan kadang tidak melihat atau menyadari bahwa perangkat lunak yang ada belum mencantumkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan juga belum memikirkan kemampuan pemeliharaan untuk jangka waktu lama
Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek. Sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman yang sederhana untuk membuat prototyping lebih cepat selesai tanpa memikirkan lebih lanjut bahwa program tersebut hanya merupakan cetak biru sistem .
Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik

Karakteristik Dalam Proses UCD ( User Centered Design )

— Memahami user dan kebutuhannya.
— Fokus pada user pada tahap awal desain dan mengevaluasi hasil desain.
— Mengidentifikasi, membuat dokumentasi dan menyetujui kegunaan dan tujuan pengalaman user.
— Perulangan hampir dapat dipastikan. Para perancang tidak pernah berhasil hanya dalam satu kali proses.
Mengapa menggunakan Prototype?
– Evaluasi dan feedback pada rancangan interaktif.
– Stakeholder (dalam hal ini user) dapat melihat, menyentuh, berinteraksi dengan prototype.
– Anggota tim dapat berkomunikasi secara efektif.
– Para perancang dapat mengeluarkan ide-idenya.
– Memunculkan ide-ide secara visual dan mengembangkannya.
– Dapat menjawab pertanyaan yang membantu pemilihan di antara alternatif-alternatif.

Dimensi Prototype

Dalam hal ini terdapat beberapa dimensi Prototype yaitu :

penyajian, lingkup, executability dan maturation.

Metode Pembuatan Prototyping Dengan Cepat

Langkah menggunakan Metode Komputer, yaitu :

Menirukan lebih banyak kemampuan sistem.
– Pada umumnya hanya baru beberapa aspek atau fitur
– Dapat berpusat pada lebih banyak detail
– Bahaya: Para pemakai jadi lebih segan untuk menyarankan perubahan sekali ketika mereka melihat prototype yang lebih realistis.

Terminologi

1. Prototype Horisontal

Sangat luas, mengerjakan sebagian besar interface, tetapi tidak mendalam

2. Prototype Vertikal

Lebih sedikit aspek atau fitur dari interface yang disimulasikan, tetapi dilaksanakan dengan rincian yang sangat baik

3. Early Prototyping (prototipe cepat)
4. Late Prototyping (prototipe lambat)
5. Low-fidelity Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang rendah).

Contoh (1) storyboard:
– Digunakan di awal desain.
– Biasanya digunakan dengan skenario, lebih terinci, dan dapat
diputar ulang.
– Kumpulan dari sketsa/frame individual.
– menyajikan urutan inti cerita.
– menunjukkan bagaimana kemungkinan user dapat mengalami
peningkatan melalui setiap aktifitas.

Contoh (2) sketsa:
– Sketsa sangat penting untuk low-fidelity prototyping.
– Jangan takut dengan kemampuan menggambar.
– Menyajikan “tampilan” yang kotor dan cepat dari interface, konsep
desain, dll.

Contoh (3) “wizard-of-oz”:
– User berpikir mereka berinteraksi dengan komputer, tapi developer

lebih menanggapi hasilnya daripada sistemnya.

– Biasanya dilakukan di awal desain untuk memahami apa yang
diharapkan oleh user.

6. Mid-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan

sedang)

Contoh tools yang digunakan: powerpoint, illustrator, dll.

7. High-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang tinggi)

Tools umum yang digunakan:

Macromedia Director, Visual Basic, Flash,
illustrator.

A. Prototyping Tools

1. Draw/Paint Program, contoh: Photoshop, Coreldraw
– Menggambar setiap layar, baik untuk dilihat.
– Prototype horisontal, tipis.
– Adobe Photoshop.

Contoh :

2. Scripted Simulations/Slide Show,
contoh: Powerpoint, Hypercard,Macromedia Director, HTML.

– Letakkan tampilan seperti storyboard dengan (animasi) perubahan diantaranya.
– Dapat memberikan user catatan yang sangat spesifik.
– Disebut chauffeured prototyping.
– Macromedia Director.

3. Interface Builders, contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX.
– Tools untuk menampilkan jendela, kendali, dan lain-lain dari interface.
contoh :

· Fitur yang baik
– Mudah dikembangkan dan memodifikasi layar.
– Mendukung jenis interface yang dikembangkan.
– Mendukung berbagai macam divasi Input/Output.
– Mudah untuk memodifikasi dan menghubungkan layar.
– Mengijinkan memanggil prosedur eksternal dan program.
– Mengijinkan mengimpor teks, grafik, media lain.
– Mudah untuk dipelajari dan digunakan.
– Dukungan yang baik dari vendor.

sumber : http://maulanajayadi24hikaru.blogspot.com/2010/03/prototyping.html